Rabu, 28 Agustus 2026 – Mahasiswa Magister Administrasi Publik (MAP) Angkatan 15 Program Pascasarjana Universitas Cenderawasih melaksanakan kegiatan Benchmarking selama tiga hari, mulai tanggal 26 hingga 28 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan memperluas wawasan dan pengetahuan mahasiswa dalam bidang administrasi publik, kebijakan publik, tata kelola pemerintahan, serta pengembangan kapasitas akademik.
Hari Pertama: Seminar Nasional dan Penguatan Wawasan Administrasi Publik
Rangkaian kegiatan Benchmarking diawali pada Rabu, 26 Agustus 2026, bertempat di Grand Abe Hotel, Abepura. Kegiatan hari pertama dirangkaikan dengan seminar nasional yang mengangkat berbagai isu strategis transformasi administrasi publik dan pelayanan publik di Indonesia, khususnya dalam konteks Papua.
Seminar diawali dengan prosesi pelantikan Pengurus DPD IAPA Provinsi Papua Periode 2026–2029, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh sejumlah narasumber. Materi yang disampaikan diantaranya Transformasi Administrasi Publik dan Masa Depan Pelayanan Publik Indonesia di Era Reformasi (Prof. Dr. M. R. Khairul Muluk, S.Sos., M.Si.), Transformasi Digital Birokrasi dan Penguatan Kapasitas ASN sebagai Penggerak Pelayanan Publik (Dr. Sabar Parlindungan Sormin, S.Kom., MMSI.), Transformasi Digital Pemerintahan Papua: Integrasi SPBE, Infrastruktur, Data, Keamanan, dan Layanan Publik Digital (Jeri Agus Yudianto) dan Inovasi dan Praktik Pelayanan Administrasi Kependudukan di Era Digital: Pengalaman Kota Jayapura (Supriyanto, S.STP., M.Si.)
Kegiatan ditutup dengan perumusan rekomendasi seminar, pembacaan hasil seminar, serta foto bersama.






Hari Kedua: Pendalaman Kebijakan Publik dan E-Governance
Pada Kamis, 27 Agustus 2026, kegiatan benchmarking dilanjutkan di Gedung Pusat Sains dan Kemitraan Universitas Cenderawasih. Kegiatan diawali dengan pembukaan benchmarking yang dihadiri oleh pimpinan Program Pascasarjana dan Program Studi Magister Administrasi Publik.
Agenda utama hari kedua adalah pemaparan materi mengenai kebijakan publik oleh Dr. Riant Nugroho, M.Si., Ketua Umum Masyarakat Kebijakan Publik Indonesia (MAKPI). Selanjutnya, mahasiswa mengikuti pemaparan mengenai tata kelola pemerintahan berbasis e-governance yang disampaikan oleh Prof. Ari Warokka, M.Si., MDEM., MCEUE., DEA., Ph.D., Professor in Finance and Global Business – BIC, Tongmyong University, Republik Korea.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami konsep, pendekatan, dan praktik kebijakan publik serta perkembangan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi informasi.


Hari Ketiga: Studi Literatur dan Penutupan Benchmarking
Memasuki hari ketiga, Jumat, 28 Agustus 2026, mahasiswa melaksanakan kegiatan studi literatur di UPT Perpustakaan Universitas Cenderawasih, Waena. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mendukung pengembangan kemampuan akademik mahasiswa melalui penelusuran dan pemanfaatan sumber-sumber literatur ilmiah.
Setelah kegiatan studi literatur, mahasiswa kembali ke Program Studi Magister Administrasi Publik untuk mengikuti acara penutupan benchmarking. Acara penutupan diisi dengan arahan dari pimpinan Program Pascasarjana dan Ketua Program Studi Magister Administrasi Publik, serta foto bersama sebagai tanda berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan.




Meningkatkan Kompetensi dan Wawasan Mahasiswa
Pelaksanaan benchmarking mahasiswa Magister Administrasi Publik Angkatan 15 selama tiga hari ini menjadi salah satu upaya mendukung penguatan kompetensi akademik dan profesional mahasiswa. Melalui seminar, pemaparan narasumber, serta studi literatur, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memperkaya perspektif mengenai administrasi publik, kebijakan publik, transformasi digital pemerintahan, dan tata kelola pemerintahan.
Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa dalam mendukung proses pembelajaran, pengembangan pemikiran kritis, serta penerapan pengetahuan administrasi publik dalam menghadapi berbagai tantangan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik, khususnya di Papua.

